Dalam nafas cahaya
Kau berlabuh dalam hati insani
Mengukir sejarah gemilang
Mencorak warna awan nan biru
Melukis pelangi senja
Melakar pena derita.
Dalam tiap nafasmu
Kau curahkan bakti
pada saudara tercinta
walau derita sedang menanti
kau sebarkan ukhuwah
pada sahabat sejati
dengan satu pertautan kasih
tautan kasih sayang
tautan kesetiaan
tautan kebanggaan
tautan persaudaraan
atas nama satu bangsa.
Kala langit semakin senja
Angin menjadi beliung
masa semakin berlari
dan usia meningkat tua
keadaan sudah berubah
manusia menjadi binatang
kawan menjadi lawan
saudara menjadi petualang
lalu kau diusir dari korpus sejarah
menjadi pengemis di bumi sendiri.
Inilah kembara hidupmu
Bagaikan awan yang berarak tanpa tujuan
Ketika hidup dibiarkan papa
Walau jasa tinggi menggunung
Sesudah mati disanjung tinggi
Walau jasa menjejak tanah
Adat resam budaya Melayu
Dulu, hari ini, esok dan lusa
Bahkan untuk selamanya.
Kembara awan pilu, hilangkanlah dirimu
Kerna dunia semakin tua
Dan
Manusia, semakin muda.
S.Hana AK
26 Julai 2010
UPSI
Thursday, July 29, 2010
Kembara Awan Pilu Seorang Pejuang ( Khas Untuk Nakhoda Taib)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment