? ??????????????Hawaii? ????? ?? ???Rating: 4.4 (124 Ratings)??451 Grabs Today. 25788 Total Grabs. ??????P
review?? | ??Get the Code?? ?? ???????????????????????????????????????Coming Home? ????? ?? ???Rating: 5.0 (2 Ratings)??422 Grabs Today. 3986 Total Grabs. ??????Preview?? | ??Get the BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS ?

Friday, April 29, 2016

Selamat Jalan Teman


Selamat jalan teman
moga kalian
beroleh ketenangan
di tanah abadi.

Maafkan saya
kerana tak mampu
menghulurkan bantuan
dari tangan kerdil
mahupun lewat doa dipohon.

Andai saja
mereka mengerti kehadiran kalian
aku percaya
semua ini tidak akan terjadi
namun apakan daya
sungguh
mereka tidak mengerti
atau pura-pura tidak mengerti
kerna terbius oleh panahan dunia semata.

Maafkan saya teman
dari jauh aku melihat
bangsaku membunuh bangsamu
di situ liang lahadmu
bersemadi bersama sebuah luka
yang tak mampu disembuhkan.

Aku mengerti kedukaan dan kelukaan kalian
aku mengerti dan memahaminya
sungguh
namun kumohon keampunan
kerana tak mampu membasuh
air mata kesedihan
berubah menjadi air mata kegembiraan.
  
Teman
aku seperti kalian
jauh seperti kalian
bahkan lebih dari kalian
semua yang datang bertali arus
tidak mampu ku tahan
sama ada kalian atau aku
kita adalah sama
sentiasa berdukalara
di balik kuntum senyuman
di balik dinding penderitaan
di balik tembok kehidupan.

S. Hana AK
31 Mac 2016 (khamis)

Johor Bahru

Saturday, September 20, 2014

Comelku

Bismillahirahmanirrahim

Hmmm, comelku
bercandalah sepuas hatimu
sudahku sediakan mainan untukmu
hamparan permaidani indah
dengan penuh bunga di dada
menjadi medan seloka lucumu.
dari sini biarlah aku melihatmu saja
tak ingin menganggu saat-saat remajamu.
bercandalah comelku
sepenuh jiwa raga
sebelum nanti mainanmu itu
kusimpan di kotak indah penuh cinta.

S.Hana AK
19 September 2014
9.29 am
Johor Bahru, Johor

Saturday, May 31, 2014

CINTA yang INDAH



Cinta yang indah
Ialah cinta tanpa kata-kata
Hanya doa menjadi teman setia
Cinta yang indah
Ialah cinta tanpa kata-kata
Di bibir lain di hati lain
Cinta yang indah
ialah cinta tanpa kata-kata
cukuplah tingkah menjadi pemudah bicara
cinta yang indah
ialah cinta tanpa kata-kata
kepada Allah tempat mengadu dan berserah
ya, cinta yang indah
ialah cinta tanpa kata-kata
kepada-Nya kita meminta dan bertawakal.

Saturday, July 13, 2013

Puisi untuk abang



 Abang, saya sayang abang
Sayang abang sepenuh hati saya
Walau abang sudah pergi
Namun abang sentiasa dekat di hati.

Abang saya sayang abang,
Walau abang jauh di sana
Dan tak akan kembali lagi
Tapi semangat abang tetap di sini
Menemani setiap nadi kehidupan saya.

Abang, saya sayang abang
Adakah abang menerima segala doa-doa
Yang saya kirimkan kepada Dia untuk abang?
Maafkan saya abang
Izinkan saya untuk merindui abang
Izinkan saya untuk mengingati abang.

Abang, alangkah rindunya saya dengan abang
Rindu pada kenangan kita
Rindu pada senyuman abang
Bang, izinkan saya untuk mendoakan abang
Mendoakan kesejahteraan abang di sana
Walau dunia kita sudah berbeza.

Bang, hati ini kekadang cemburu
Kenapa Allah memanggil abang awal sangat
Tidak seperti saya
Yang terpaksa meneruskan kehidupan
Bergelandangkan dosa-dosa
Yang terus menggunung dari masa ke masa.

Abang, saya tidak pernah lupakan abang
Seringkali potret comel abanglah
Yang menjadi penawar rindu
Tatkala saya menangisi kepergian abang.

Abang, kekadang hati ini berkata-kata
Bagaikan abang masih berada di sisi
Bagaikan abang masih ada di dunia ini
Di sebalik butiran bintang nun jauh di angkasa
Maafkan saya abang
Maafkan kami adik-adikmu
Sesungguhnya kami tidak pernah menjangka
Penyakit abang itu adalah petanda
Abang akan meninggalkan kami.

Abang, saya sayang abang
Sayang abang sepenuh hati saya
Moga abang bahagia di sana
Menjadi penghuni salah satu syurga Illahi.

# Bicara ini kutujukan khas kepada abang-abang saya yang telah pergi menghadap Illahi. Sesungguhnya kehilangan mereka mengubah hidupku. Dunia ini ada kepahitan, dunia ini ada kemanisan.  Bersedialah dalam mengharunginya.








Friday, July 27, 2012

Puisi Untuk Ayah Dan Ibu


Puisi untukmu Ibu

Ibu, saya sayang ibu
Sayang ibu sepenuh hati saya
Walau dunia kita berbeza
Tapi ibu tetap di hati saya.

Ibu, saya sayang ibu
Ibulah syurgaku
Ibulah redhaku
Ibulah segala-galanya bagiku.

Ibu, izinkan saya berdoa untuk ibu
Izinkan saya untuk mendoakan
Kebahagiaan ibu di sana
Izinkan saya untuk merindui ibu
Dan izinkan mata ini bertemu ibu
Walaupun hanya di alam mimpi.

Ibu, saya sayang ibu
Maafkan saya ibu
Maafkan segala kesilapan saya
Maafkan saya.

Ibu, doa saya akan sentiasa mengiringi ibu
Walau ibu jauh di sana
Walau kita tak pernah lagi bersua
Tapi cinta dan kasih saya pada ibu
Akan tumbuh subur untuk selamanya.
Walau jasad saya di sini, di dunia ini
Tapi doa saya tetap setia menemani ibu.

Ibu, akan kudoakan Ibu
Keselamatan ibu
Kebahagiaan ibu
Akanku mohon pada Allah
Agar ibu gembira di sana
Menjadi penghuni salah Satu
dari syurga-syurga-Nya.

Ibu percayalah ibu
Cinta dan kasih sayang pada ibu
Tetap tumbuh subur di hati ini
Walau di mana saya berada
Selama-lamanya.

Saya sayang ibu
Kekal abadi selama-lamanya
Amin…

S.Hana AK
12.00 pm
25.02.2012 (Sabtu)
Kuala Lumpur



Puisi untukmu Ayah

Ayah, saya sayang ayah
Sayang ayah sepenuh hati saya
Walau ayah jauh dari pandangan
Tapi ayah tetap dekat di hati

Ayah, saya sayang ayah
Ayah adalah syurgaku
Ayah adalah redhaku
Ayahlah segala-galanya bagiku

Ayah, jangan pergi dulu ayah
Jangan pergi dulu
Jangan pergi sebelum
Saya membalas kasih sayang ayah

Ayah, saya sayang ayah
Maafkan saya ayah
Maafkan saya
Maafkan saya

Ayah, doa saya untuk ayah
Akan sentiasa bercambah di hati ini
Hingga denyut nafas saya yang terakhir
Walau jasad ini sudah tiada
Tapi roh saya masih di sini
Masih setia di sisi ayah.

Ayah, akan ku doakan ayah
Kebahagiaan ayah
Keselamatan ayah
Kasih sayang ayah
Rezeki ayah
Kesihatan ayah
Percayalah ayah
Cinta dan kasih sayang saya
Tetap tumbuh subur
Walau di mana saya berada.

Saya sayang ayah
Kekal abadi selama-lamanya.
Amin...

S. Hana AK
21 Feb 2012
Kuala Lumpur.

Sunday, November 6, 2011

Warkah Seekor Burung Kepada Seorang Manusia


Aku adalah seekor burung
Mungkin engkau sudah lama kenal aku
Akulah yang selalu memekik di ranting dahan
Kala pagi menjenggah waktu
Di depan rumahmu.

Dulu, dunia ini adalah kegembiraanku
Di sana sini aku bisa terbang bebas
Dengan hati yang penuh girang
Tanpa rasa bimbang, tanpa rasa duka.

Tapi engkau tahu?
Sekarang, dunia ini bagaikan lautan api
Yang menyambar tiap inci tubuhku
Hingga yang tinggal adalah kesedihan dan kesengsaraan.

Apakah engkau sedar
Angkara siapakah ini?
Inilah angkara bangsamu!
Tidakkah engkau sedar, kemerdekaan engkau itulah
Malapetaka bagi kami.

Kami sudah tidak punya apa-apa
Makanan kami
Sedikit demi sedikit engkau habiskan
Hingga yang tinggal hanyalah keraknya.
Engkau biarkan bangsaku tak terbela
Engkau biarkan bangsaku kemiskinan
Engkau biarkan bangsaku kesakitan
Engkau biarkan bangsaku pupus di muka bumi ini.

Sekarang, ku tanya kamu dan bangsamu?
Apa ertinya merdeka bagi kalian?
Kebebasan yang kalian kecapi
Tidak ada maknannya
Jika kami di sini kalian abaikan
Jika kami di sini, kalian perlekehkan.
Suara hati kami, kalian permainkan.

Kalian kaya dengan kemodenan, itu tidak apa
Kalian kaya dengan kebebasan, itu juga tidak apa
Kalian kaya dengan keseronokan, juga tidak apa
Tapi kalian miskin dengan nilai-nilai keduniaan.

Aku adalah seekor burung pipit
Yang datang mewakili bangsaku yang bisu
Tiap hari di depan rumahmu
Pulangkan hakku, pulangkan hak bangsaku,
Kembalikan hak kami.

Andai engkau tetap ego
Maka tidak apalah, kami akur
Kami tidak lagi menuntut apa-apa
Ambillah hak kami
Ambillah kehidupan kami
Buatlah sesuka hatimu
Di sana nanti kita pasti akan bertemu
Kerna, dunia ini sekadar pelabuhan
Bagi kami, bangsa yang terjajah.

Pesanku,
Carilah erti kemerdekaan yang sebenar
Sebelum ianya hilang ditelan arakan sejarah dunia.

Nukilan: S. Hana AK
11. 09 PM
29 . 10. 2011 (Sabtu)
KHAR UPSI.
arkah Seekor Burung Kepada Seorang Manusia

Friday, September 16, 2011

Diari Sang Penyair


Aku ingin mencari
tapi aku tidak tahu
apa yang dicari.

Aku ingin memahami
tapi aku tidak tahu
apa yang ingin difahami.

Aku ingin memerlukan
tapi aku tidak tahu
apa yang aku perlukan.

Puas aku coba
tapi aku tidak tahu
mungkin jika aku
menatap cakrawala
rumah segala bulan, bintang dan mentari
mungkin aku bisa tahu
apa yang aku cari
apa yang aku ingin fahami
dan apa yang aku perlukan.

Tapi,
bulan tidak datang
bintang tidak lagi hadir
dan mentari pula semakin
hilang ditelan arakan mendung di ufuk barat.

Di sini,
di balik dinding konkrit
aku masih mencari
masih ingin memahami
dan masih ingin memerlukan
yang aku tidak tahu,
yang memang aku tidak tahu.

S. Hana AK
17 September 2011 ( Sabtu)
1.20 Pm
KHAR